
Kebebasan, menurut sebagian besar orang saat ini adalah suatu kebutuhan untuk mengeksplorasi bakat yang mereka miliki. Mereka berpandangan bahwa jika mereka tidak memiliki kebebasan, maka mereka tidak akan bahagia dan merasa terkekang dengan aturan ini itu. Akibatnya, banyak sekali orang yang terjebak dalam kebebasan yang mereka elu-elukan. Inilah cara yang dilakukan kaum liberalis untuk menghancurkan Negara ini, senantiasa menyuarakan kebebasan perilaku dan ekspresi seksual yang bisa merusak tatanan keluarga, masyarakat dan juga Negara. Di tengah banyaknya masalah yang merundung masyarakat yang diakibatkan oleh kebebasan ini, kaum liberalis kembali menyerang Negara kita dengan rencana pagelaran konser musik Lady Gaga yang sangat kontroversial. Seorang penyanyi asal Amerika yang di setiap performance-nya senantiasa menyuguhkan penampilan yang vulgar dan lagu-lagunya yang tidak mendidik bahkan mengajak pendengarnya melakukan penyimpangan seksual. Selain itu, Lady Gaga pun adalah seorang misionaris Iluminati Yahudi yang menyembah setan. Namun, walau Indonesia adalah Negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, banyak di antaranya yang antusias akan kedatangan Lady Gaga. Saat berita pemberitaan gagalnya konser Lady Gaga tersiar, banyak pihak yang sangat menyayangkan dan terkesan kecewa dengan keputusan yang melarang konser tersebut terselenggara di Indonesia. Serangan demi serangan dilancarkan kaum liberalism yang ditujukkan untuk merusak umat. Terlebih lagi saat ini kaum muslim sendiri tidak terikat oleh aturan Islam dan lebih mengagungkan kebebasan. Tentu ini akan semakin menambah keterpurukkan bagi umat muslim dan memudahkan kaum liberalism untuk memantapkan penjajahannya pada umat muslim khususnya remaja-remaja generasi muda. Maka dari itu, sudah selayaknya kita campakkan ide sesat dan kufur yang senantiasa menyengsarakan ini. inilah saatnya kita kembali pada aturan yang akan memberikan kebaikan bagi umat manusia, yakni Islam. Tidak ada jalan lain bagi kita, kecuali dengan menerapkan syariah Islam secara total dalam bingkai Khilafah yang sesuai dengan manhaj kenabian. Karena bukan kebebasan yang dibutuhkan manusia, tapi aturan yang sesuai fitrah, memuaskan akal dan menentramkan jiwa yang akan menuntun manusia agar hidup menjadi sejahtera. Wallahu ‘alam bishawab. Lisda





0 komentar:
Posting Komentar